Kesimpulan Minggu ini

12 jam berlalu, buka laptop dari jam 9 pagi dan sampai sekarang masih on terus, dan selama itulah laptop ini useless, ga ada satu kerjaanpun yang beres. Yap, aku terpaksa ‘kerja’ di hari minggu karena seminggu kemarin target konten ga kekejar.

Kalo dibilang ada alasan, ya banyak sih, tapi setelah difikir-fikir lagi, root cause nya tetap dari akunya sendiri yang ga bisa memanage kerjaan dan prioritas. Selalu say yes pada setiap permintaan dari temen kerja atau atasan. Mungkin kedepannya akan lebih tegas dan bisa menolak jika memang tidak memungkinkan.

Hmmm, I miss my sunday rebahan ga jelas.

Meskipun hari ini pun bentukannya lebih seperti Sunday-rebahan-ga-jelas, tapi pikiranku ga bisa fokus untuk rebahan aja, selalu bersiliweran soal konten ini dan itu yang belum rampung. Pada akhirnya, semuanya jadi serba ga enak. Libur minggunya ga beneran liburan, ngerjain PRpun ga ada yang kelar.

Okay, this is a problem that i have to fix as soon as possible. Karena kalo terus-terusan begini, akan ada libur-libur minggu lainnya yang ga maksimal kugunakan untuk refresh.

Kalo kayak gini tuh jadi ingat kata-kata singkat dari salah satu idolaku di Instagram yang sudah lama aku follow. Jadi, aku pernah sedikit curhat ketika kemarin tiba-tiba jobless dan ga tahu mesti nyari kerja kemana, panik. Diapun membalas “take it easy, pelan-pelan, one step at a time, pikirkan untuk hari ini saja dulu“.

Awalnya aku ga begitu memahami maksud dari reply DMnya itu karena tadinya berharap jawaban semisal masukan biar dapet penghasilan di jagad online atau mungkin info loker, tapi lama-lama aku mulai paham maksudnya.

Intinya jangan panik, tetep fokus pada apa yang bisa kamu lakukan hari ini, be in the moment dan lakukan yang terbaik. Jangan kuatirkan hari esok yang belum pasti. Just be in the moment and do it as best as you can.

Hal lain yang lambat laun juga mulai kupahami adalah tentang arah fokus. Jangan berfokus pada masalah, tapi pada solusi-solusi yang bisa diupayakan. Semakin kita fokus pada masalahnya, maka lama-lama masalah tersebutpun rasanya malah makin besar dan berat padahal sama aja, masalah ga berubah sama sekali.

And the last thing is “just do it”. Slogannya Nike ya? hehehe… but it’s true. Jangan terlalu lama terjebak di analisis masalah dan perencanaan, just do something and everything will follow.

Terbukalah untuk menerima diri melakukan kesalahan karena memang seharusnya seperti itu. Kesalahan dalam melakukan pekerjaan memang seringkali diperlukan agar kita bisa berkembang. Jangan hindari karena berbuat kesalahan atau hasil kerja yg belum bagus memang diperlukan. Beri ruang untuk progression, baru deh ada jalan agar jadi lebih baik.

And that the lesson i learned selama hampir 2 bulan bekerja disini.

Hari ini aku telah gagal untuk menyelesaikan PR kerjaan minggu lalu, tapi semoga hari ini jadi pengingat agar esok hari pas waktunya bekerja emang digunakan seoptimal mungkin untuk menyelesaikannya, jangan terjebak planning dan berusaha ngejar perfection.

Because done is better than perfection.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s