Refleksi

Di satu komentar blog postku, kak Phebie menanggapi tulisanku tentang foto bapak-bapak yang lagi duduk sendirian di pinggir jalan,

“Kadang apa yang kita bayangkan org lain sedang pikirkan adalah refleksi dari diri bila kita adalah dia”

Phebie

Masuk akal juga ya, kan sebetulnya aku sendiri ga tahu apa yang ada di pikiran orang yang aku foto tersebut, aku hanya menerka dari isi kepalaku sendiri, yang secara ga langsung bisa jadi merefleksikan diri.


Anyway, dari sekian foto street yang aku buat, selalu ada 1-2 hal yang konsisten kutangkap karena memang menarik untukku. Salah satu yang paling jelas adalah foto seseorang yang lagi sendirian atau terlihat ‘sendiri’ dalam keramaian.

I’m not lonely or love to be alone all the time (well, most of the time sih), tapi aku percaya, siapapun kita pasti ada momen dimana kita merasa sendiri baik dalam kesendiriannya di teras rumah ataupun di tengah keramaian nongkrong bareng teman.

It’s kindda interesting to capture that split second moment of you (seen) being alone or lonely, dan mungkin pada akhirnya sepertinya merefleksikan apa yang kurasakan sebagai pemotretnya.

5 thoughts on “Refleksi”

  1. Eh lha di quote 😅 haha

    Biasanya sih hobbyist fotografer akn memilih obyek yg plg disukai atau relate dg kesehariannya ya..

    Misal ada cewe remaja yg isi fotonya kebanyakan cowonya semua. Dari situ kita bisa ambil kesimpulan ah cewe nya lg bucin berat atau he’s the most important thing in her world (at that moment).

    1. berarti aku sehari-harinya sukanya sendiri dong? atau aku emang menikmati sendiri?

      alone sih ya emang sih, hahaha.. tapi jangan sampe lonely aja 😀

  2. bener juga yang dibilang mba febi, kalau aku liat pameran foto human interest palingan cuman bisa bergumam aja dan mikir, “apa ya yang ada dipikiran pak itu, buk itu”, kalau misalkan liat foto tukang becak lagi bengong, apa ya yang kira kira lagi dipikirin.
    jangankan liat poto, liat langsung sendiri aja kalau ketemu di jalan suka mikir gitu

    1. Yes, seperti itulah aku kalo lagi jalan-jalan, lihat seseorang trus berimajinasi. lihat rumah di pinggir jalan sambil lewat langsung ngebayangin tinggal di rumah itu.

      Nah, aku tuh kalo bisa, pengin bisa motret pake mata gitu, jadi apapun yang kulihat yg ada meaning berimajinasi gitu langsung terekam, kefoto.

      Tapi selama teknologi itu blm ada, ya kamera hape atau kamera apapun jangan lupa dibawa-bawa, barangkali di suatu jalan nemu yang menarik, tinggal jepret.. dan ceritain kenapa memotret objek tersebut…

      yuk memotret!

      1. setujuuu mas Ady
        yuk memotret, sekarang hampir tiap orang kalau kemana-mana nggak lupa bawa hape, untuk sekedar mengabadikan momen di jalan, pake kamera hape untuk sementara juga masih oke ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s