you own what you photograph

Desember 2020 | Karasak, Bandung | Risoles smoke beef product photo for Dapoer Roemahan | ©adynura

Aku menyukai seluruh proses kreatif yang terjadi dalam membuat sebuah foto, apalagi untuk foto yang memang ada tujuan visual yang ingin dikomunikasikan seperti foto fashion dan foto produk.

Salah satu proses yang kusukai adalah mencari inspirasi foto yang menarik, membuat semacam moodboard dan mencoba re-creating dari moodboard tersebut. Kelihatannya seperti meniru saklek ya? nyatanya engga. karena begitulah fotografi, you own what you photograph at that very moment. a second away from that moment, it’s just completely different pictures with different moments.

Akupun selalu mencoba meniru foto-foto bagus yang kudapatkan dari pinterest, it’s quite fun and challenging. Tapi aku ga pernah bisa bikin foto makanan yang bagus. Food photography yg bagus itu kan sesimpel kalo lihat fotonya jadi ngiler dan pengen. Nah aku belum pernah bisa sampe tahap itu.

Tapi setidaknya aku mendapat kesenangan tersendiri dalam proses membuatnya.

Foto di atas adalah foto produknya panda dan adiknya, risoles varian terbaru, isinya ada daging sliced gitu sama keju dan telur ayam. Keliatannya sih enak, tapi aku ga pernah makan karena itu ada terigunya, aku ga bisa makan yang bergluten.

Terkadang sedih karena cuma bisa ngeces dan ga bisa icip-icip, padahal fotografer harusnya dapet keistimewaan makan pertama dan gratis, hehe..

Etapi, meskipun ga bisa makan itu risoles, setidaknya bisa seruput-seruput jus buahnya 😀

Adynura. Indonesia. Karasak, Bandung. Home made fresh juice by Dapoer Roemahan. ©2020.

special ending

Eh iya, karena ini momen cukup penting, ajang creameno awards, jadi melalui tulisan ini aku mau ucapin selamat buat para pemenang yaitu:
1. Kak Fanny (dcatqueen.com) – Best Commentator
2. Lia (wordsofthedreamer.com) – Best Influencer
3. Pak Anton (maniakmenulis.com) – Best Blogger

Sungguh menarik awards ini dan sepertinya akan memacu blogger lain biar tahun depan bisa juara dan dapet emas batangan itu. Tapi aku sedih karena ga dapet batangan emas yg terukir namaku dan cuan 500rebu. hahaha.. hadeuh, gue sama cuan.

*Dan karena komenku di blog kak Eno itu kayaknya bagus, jadi kutulis ulang dengan sedikit tambahan, hehe.

Buatku, semua blogger yang masih aktif nulis di era sosial media ini adalah para survivor, dan para survivor ini biasanya akan berkembang menjadi para pemenang dengan caranya sendiri-sendiri. Bayangin aja, kamu masih mau untuk menyisihkan waktu dan curahan pikiran di tengah kesibukan in real life hanya untuk membuat satu tulisan yang bagus di blog dan diberikan secara percuma.

Bisa jadi, bisa jadi tanpa sepengetahuan kita, eksistensi atau keaktifan kita dalam menulis blog itu dinantikan dan begitu berarti untuk seseorang di luar sana.

Keep doing what you already doing, you don’t need to have millions of followers to be a good influencer, because influencing one person and make their lives better is just more than enough.

Thank you bloggers, you are the winner.

9 thoughts on “you own what you photograph”

  1. Mau donggg beli produknya Panda, ada di Tokopedia atau di mana gituuuu buat lihat-lihat? 😍 hehehehehe. By the way, foto Risolesnya bagus kok Dy, semangat terus belajar foto produknya. Saya pun masih PR banget soal urusan food fotografi, dari dulu merasa paling fail untuk urusan yang satu ini hahahahahaha 😂 Terus jadi ingin makan Jesrisoles besok, bahayaaaa 🙈

    Ehya, terima kasih banyak sudah buat special notes untuk Creameno Awards. Semoga tahun depan bisa buat yang lebih besar, dari segi jumlah title dan size emasnya. Wk 😆 Semangat terus untuk kita, setuju sama Ady, nggak perlu punya banyak jutaan followers ~ dengan satu orang yang merasa beruntung dan senang baca tulisan kita saja, itu sudah lebih dari cukup 😍

    And yeah, bisa dibilang, saya salah satu yang beruntung itu bisa kenal Ady 😁 Semoga kehadiran saya bisa jadi reason Ady untuk keep going dalam dunia blogging. Hihihi. FIGHTING!

  2. Kak Ady, aku lihat foto risolesnya malah ingin jadi makan risoles😭 Kebetulan banget lagi lapar😭

    Tapi soal meniru atau mengikuti sesuatu dari yang sudah ada itu memang betul-betul bisa menantang diri and such a fun thing to do, sebab aku pun can relate😁 Bedanya bukan dalam hal fotografi dan pinterest, tapi soal podcast. Toh aku percaya sebetulnya di dunia ini nggak ada yang autentik, kita hanya mengulang pola yang sama setiap peradaban. Suatu karya bisa muncul karena karya lain, dan kita pun bisa buat sendiri dengan inspirasi yang didapat itu, ehehe.

    By the way, terima kasih kak Ady, untuk special endingnya🤧 Bahwa betul kita bisa selalu memberikan pengaruh positif dengan menulis meski hanya untuk satu pembaca sekalipun. Daripada punya influence berjuta-juta rakyat tapi nggak memberi dampak baik, naudzubillah, lebih baik membuat tulisan untuk satu orang tadi. Semoga kita bisa sama-sama memotivasi diri untuk terus menulis kebaikan yaa kak, Aamiin. Let’s fight!💪🏻

    1. podcast kamu udah jalan? apa nama podcastnya?

      and yes, nothing is authentic, kalopun ada, mungkin cerita hidup kita sendiri yang kayaknya emang beda-beda.

      Yess Awl, tulisanmu beberapa kali sudah membuatku menjadi lebih baik dalam hal sudut pandang, jadi bisa lebih open lagi 🙂

      Thank Awl, semangat terus untuk berkarya yaa!

      1. Podcast ala-alaku udah jalan tapi mandek baru sampe 5 episode, kak🤣 namanya Notes of Little Sister, ada di spotify barangkali kak Ady mau denger, kikikikkkk malu banget tapinya😂

        Alhamdulillaah senang bisa berbagi juga dengan kak Ady, blog unik yang minimalis, saking minimalisnya sampe kadang hal-hal terkecil yang aku nggak pernah kepikiran untuk ditulis dan ternyata punya makna lebih luas pun ada disini🤧

        Siapppp, semangat untuk kita menebarkan energi positif ya kaaak!💪🏻😁🎉

      2. wah, pasti aku akan dengerin karena penasaran banget, tapi kenapa mandek di episode 5?eh gpp deh, aku rapel dl ya 5 episodenya, ntar Awl boleh lanjut kalo aku udah denger semua episode podcastnya.

        iya awl, makin minimalis, makin kecil, makin spesifik, aku makin suka, harusnya lebih mudah tapi ternyata tetep aja susah nulis di blog yaa…

        awl udah .com, tiba-tiba aku merasa sendiri nih dgn gratisannya, haha

  3. Kak Ady, aku setuju dengan Awl. Di zaman sekarang ini, aku percaya semua hanya pengulangan pola, bahkan model fashion aja hanya mengangkat kembali mode beberapa tahun lalu, jadi nggak masalah untuk mengacu pada Pinterest sebagai bahan ide hahaha.

    Terima kasih banyak atas ucapannya, Kak Ady, terharuuu sangat 🤧
    Benar yang Kak Ady katakan~ semua teman-teman blogger adalah pemenang. Semua mempunyai ciri khas masing-masing juga, jadi jangan pernah berhenti dan lelah menulis, demikian juga dengan Kak Ady 😁

    1. selamat yaaa Liaaa….
      aku iri, pengen juga punya emas batangan bertuliskan namaku, hehehe…

      tapi iriku ini memotivasi kok dan bukan menyoal hadiahnya.. semoga kita semua terus bertumbuh menjadi diri sendiri yg lebih baik dan tahu goalnya apa dalam semua aktifitasnya.

      sekali lagi congrats, Liaa..

  4. Ady, apa kabar?
    Akhirnya bisa main kesini juga 😆

    Uuwooww pasti makin enyoy risolenya dengan cocolan mayo yang banyak, btw I love mayonnaise 😋

    Itu pake lensa apa Dy? Bisa bokeh banget dengan jarak segitu?
    Dulu, aku pernah bikin rubik ngemil, dan gara-gara itu jadi kepincut pingin punya lensa bokeh, biar cemilannya pas di foto makin endeus!

    Uuww..
    Suka sekali sama komenmu itu. Indeed! Aku setuju sekali, walaupun saat ini masih struggler dengan angka visitors dan komen, tapi aku g akan berhenti buat ngasih tahu ke diriku sendiri kalau menulis ada aku, menulis ada mediaku untuk healing, so keep going Pit! *nyemangatin diri sendiri*

    1. heiiii anak ilang… kemana aja kauuuu, tiap visit ke blogmu, belum ada update lagi, tapi kupikir kyknya lagi sibuk banget di kerjaan soalnya terakhir nulis kan soal kerjaan yaa…

      gmn skrng?udah agar slow kerjaannya pit?

      itu pake lensa canon termurah si 50mm f1.8, kalo pengen bokeh banget ya motretnya di yang paling deket aja.. aku jg ini jaraknya yg mentok bs dapet fokus, karena akupun sama penikmat bokeh, banget… tp kadang suka jg sih landscape yg ga ada bokeh-bokehnya, hehehe…

      yes pipit, keep on going… menulislah untuk diri sendiri dulu, baru ntar juga ngikutin… gitu kan ya?hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s