Sebuah pemandangan

Ga ada apa-apa kok, aku cuma ingin memperlihatkan satu view yang tak berubah semenjak pertamakali aku ngapelin mantan pacar yang sekarang jadi istri. Aneh, perubahannya dikit banget ya, padahal sepertinya sudah lebih dari 10 tahun.

Menelisik ke masa awalpun aku ga bisa cerita bagaimana persisnya pertamakali datang ke rumah ini dan melihat tempat tinggal sang gebetan karena aku ga punya ingatan yang kuat. Jangankan menceritakan, membayangkan dan menggambarkannya di kepalapun pun ga bisa. i don’t know, isi kepalaku terlalu penuh sama kerandoman.

Tapi anehnya, aku mudah mengingat emosi dan perasaan. Aku ingat bagaimana rasa senangnya ketika pertama kali dibolehin hujan-hujanan dan kotor-kotoran oleh ibuku, rasanya semenyenangkan itu, itulah cicipan pertama rasa kebebasan. Atau betapa puasnya diriku karena akhirnya bisa ranking 1 di kelas 6, walaupun ranking 1 ke dua karena nilainya sama persis.

Begitupun dengan ini, aku tidak bisa mengingat seperti apa aku dulu ketika pertama kali nganterin pacar ke rumahnya disini, tapi aku tahu persis bagaimana rasanya di waktu itu.

Is it only me or what? Soalnya kalo ngelihat istri cerita soal masa lalu, dia tahu persis hari dan kejadiannya, dan kebanyakan orangpun kayaknya seperti itu, tapi ga buatku. aku mudah lupa nama orang tapi wajah dan karakter orangnya pasti kuingat. Aku paling ga ngeuh sama timeline.

Am i the weirdoh?

Btw, dibawah ini adalah beberapa foto yang kuambil dua hari lalu, di sore setelah hujan besar, di depan rumah mertua.

So, that’s it for now, i’ll let this hanging.

Best regards,
adynura…. sleepy

Ps: btw, aku ketiduran, jadi baru sekarang pencet publish-nya. jadi officially hari kemarin ga ngepost apa-apa. heummm…

10 thoughts on “Sebuah pemandangan”

  1. Balik main kesini berasa jadi semacam pijat refleksi tapi versi jiwanya, heheheh. Karena pas banget disuguhin foto-foto yg hangat, di tengah hujan yg lumayan deras ini😁

    Btw kak Ady, setahuku katanya ingatan perempuan memang lebih kuat dari laki-laki in long terms, kalau laki-laki hanya sebatas short-terms memory. Karena akupun jujur seringkali ingat hal-hal dengan detail, apalagi yg memang berkesan seperti kak Ady, tapi teman laki-lakiku nggak, cepet lupanya😂 Entah ini hanya perasaan atau kesotoyanku aja, atau memang betul science-nya begitu, ehehehehe. Anyways, selamat beraktivitas kak Ady!

    1. you know what, awl…
      kok seneng gini ya dikomen sama kamu, apa mungkin karena tulisan-tulisan di blogmu yang selalu buatku kagum karena selalu bagus dan kebanyakan sama dengan apa yang kufikirkan,
      jadinya kayak kedatangan tamu tapi keadaan rumahku yang berantakan ga sebagus rumahmu awl… hehehe

      syukurlah kalo berkunjung kesini semacam pijat refleksi, jadi kalo awl merasa letih dan pegal, jangan lupa untuk balik sini dan semoga pegelnya jadi sedikit terobati.

      Aaaah… kalo kata science-nya gitu, berarti kemungkinan emang kyk gitu, soalnya terbukti dengan awl dan temennya, aku dan istri. jadi normal ya berarti aku dengan short term memorynya, tp ga pukul rata jg kali ya, soalnya ada aja pria yg ingatannya kuat. ini mah akunya weh….

      Awl! sering-sering maen atuuuuh… hahaha

      hatur nuhun awl atas kunjungannya 🙂

      1. Ah bisa ajaaa kak Adyyyyy😂 jadi maluuu, wkwkwk. Blogku pun sama aja isinya berantakan kak wkwk, jarang diisi dan jarang dibersihin juga jadinya banyak sarang laba-laba😆

        Aamiin, semoga jadi terapi tersendiri buatku ya, kak. Lihat foto² yg adem tiap harinya😍

        Wkwkw iyaa kak gak bisa dipukul rata juga memang, tapi mungkin beberapa ada yg begitu. Supaya kak Ady gak terlalu ngerasa sendiri dan jadi kepikiran, “aduh, kok saya ingatannya pendek ya”. Kan bahaya juga kalau dipikirkan terus menerus, hehehehe. Eh tapi jangan sampe sih kalau dibawa pikiran, aku percaya kak Ady bukan orang seperti itu😂

        Ehehehe siaap kakk, maafkeun jarang blogwalking karena memang akhir-akhir ini nggak bisa seaktif bw kayak dulu huhu🤧 Semoga selalu ada waktu untuk bisa main² kesini😍

      2. iyah Awl, feel free aja… pokoknya selalu menyenangkan setiap kali awl blogwalking dan kasih komen,

        semoga setidaknya setiap main kesini, agak terhibur dengan foto seadanya 🙂

  2. Selamat pecah telur Kak Ady hahahaha.
    It’s okay bolong sehari, jangan sedih yaa, Kak 😀 tetap semangat menulis! Walaupun kadang aku bolong komentar, tapi aku baca lho xixixi

    Anyway, doi-ku juga suka sulit mengingat timeline dan kejadian. Harus ditrigger dulu dan biasanya ditrigger dengan dibantu sebut saat kejadian itu makanan apa yang kita makan di kejadian tsb, dengan begini biasa si doi langsung keingat kejadiannya 🤭.
    Mungkin Kak Ady juga harus ditrigger dulu agar ingat suatu kejadian?

    1. nah iya, trigger yang paling ampuh ya harus visual, kalo ga foto ya video,hehe…

      hmm.. mulai berfikir nulis seminggu sekali aja biar ga jelek-jelek amat tulisannya, tapi suka lupa..

  3. Hahahahaha it’s normal Dy, wanita memang lebih bisa mengingat hal-hal detail, makanya urusan tanggal ini tanggal itu bisa hapal di luar kepala. While pria cenderung fokus sama konteksnya, jadi buat mereka tanggal etc nggak penting kali ya. Atau memang nggak ingat dan nggak perlu diingat hahahaha 😂

    By the way, fotonya baguuuus, tumben lebih colorful, saya suka banget yang warnanya hidup seperti ini hahahahaha 😍

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s