Alone but not lonely

Hutan mati, Gunung Papandayan, adalah lokasi pengambilan foto-foto ini. Sejak awal, memang foto seperti inilah yang kuinginkan, memotret seseorang ditengah kabut tebal yang seperti mengisolasi dia dari sekitarnya, a perfect shot about being alone but not lonely.

Alone but not lonely?

Betul, foto ini adalah tentang seseorang yang sedang menempuh perjalanannya sendiri menuju apapun tujuannya, yang meski terlihat sendiri tapi justru semakin dia berjalan ke depan, semakin dia merasa penuh.

Semakin lama dia terputus dengan teknologi, semakin kuat hubungannya dengan alam, semakin dia menyadari bahwa banyak hal nyata di luar sana yang patut untuk dinikmati, dipelajari, dialami sendiri.

Kamu ga akan menemukan bagaimana rasa dingin dan basahnya kabut tebal seperti ini di wikipedia, atau bau belerang yang menyengat hidung, atau letihnya kaki yang menaiki dataran meninggi, atau tegur sapa langsung akrab dengan sesama pendaki karena kesamaan hobi.
Kamu ga akan menemukannya dengan duduk disitu.


Dan… pada titik ini, aku bingung mau nulis apa lagi yang terdengar puitis romantis tapi tetap nyambung dengan foto.

Maafkan aku, kadang… begitulah kalo pikiran lagi terbagi-bagi tapi masih pengin nulis.

Intinya, kamu pasti akan bingung kasih komentar, hahahaha.

So, apa kabar kamu hari ini? udah ngapain aja hari ini yg mampu membuatmu merasa ‘penuh’. Kalo aku, menikmati hujan besar jam 4 sore di ruang kantor yang hangat dan ngemil walnut butter untuk pertama kalinya, olesin ke potongan apel fuji. NGEUNAH!


“Sometimes, you just need a little break in a beautiful place, alone. To figure everything out”

6 thoughts on “Alone but not lonely”

  1. OMG kabutnya tebal amattt ๐Ÿ˜†

    Dia pergi sendirian? Terus Ady sendirian juga? Hehehe. Seru yaaah. Fotonya baguuus as usual. Tapi saya pribadi nggak akan berani ke gunung tanpa teman *eh mau ada temannya pun tetap nggak akan ke gunung kayaknya* hahahahaha ๐Ÿ˜‚

    By the way, itu bagaimana caranya ambil foto di dalam kabut tebal, Dy? Saya nggak akan bisa, yang ada fotonya blur semua ๐Ÿ˜…

    1. iyah dia sendirian, aku ngikutin dari belakang, hehehehehe….
      tapi suka ada yg naik gunung sendiri….naiknya aja, ntar di puncaknya udah pada ditungguin temennya atau malah dapet temen baru.

      lupa lagi, tapi kayaknya biasa aja, autofokus aja, tapi kalo susah dapet fokus, manual aja,

      owh my, susah juga ya nulis, ,hahaha

  2. Jadi ingat kabut tebal pas di Pekanbaru waktu kebakaran hutan gambut. Photonya bakal mirip deh kalau saya pakai baju perlengakapan mendaki dan berdiri di lapangan bola kampus wkwk.

    Kadang kita emang butuh sendiri buat menikmati suatu moment, apalagi untuk berkontemplasi.

  3. Jadi ini yang Kak Ady maksud dengan foto yang bisa bercerita ya? Menarik sekalii~
    Kata-katanya puitis tapi nggak berat dan enak dibaca ๐Ÿคญ

    Anyway, kemarin hujan ya? Di tempatku nggak hujan tapi anginnya cukup kencang ๐Ÿ˜‚. Hari-hariku diisi dengan baca novel, itulah yang membuatku merasa “penuh”. Kalau 1 hari nggak baca, rasanya ada yang kurang, padahal dulu nggak begini banget ๐Ÿ˜‚

    1. Hmm… kurang lebih seperti ini, intinya, aku tuh ingin bisa dengan jelas menuliskan sesuatu tentang fotonya entah itu alasan dibalik pengambilan atau proses pas mau ngambil momen. singkatnya, memotret sesuatu karena ada alasannya dan ada yg mau disampaikan, bukan hanya sekedar bagus.
      masih jauh dari yang kuinginkan sih, Lia.. tp proses lah, setidaknya mindsetnya udah mulai dibenerin, tinggal prakteknya.

      Iya, kemarin hujan gede dan ternyata lokal aja, hanya gede di bagian Bandung timur aja, pas pulang ke rumah malah kering-kering aja.

      Selalu mengagumi orang-orang yg hobi baca, isi kepalanya penuh baik itu dengan imajinasi, wawasan atau apapun yang didapat dari buku yg dibaca. Pokoknya, yg hobinya baca buku itu teramat keren buatku! selalu menyenangkan untuk diajak bicara karena pikirannya yg penuh, open minded tapi juga kritis.

      Teruskanlah, akupun ingin mengikuti, mau dimulai dari gemar baca antalogi atau kumpulan cerpen. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s