Hike Up Papandayan

Sebuah photo stories tentang padang Edelweiss, kabut, hutan mati, dan cerita.

TRILOGI PAPANDAYAN: PERTAMA

Hari dimana weekend masih menjelang, kaki gunung pun lengang. Hanya satu dua kelompok pendaki yang terlihat sama-sama sedang bersiap layaknya kami, tiga pemuda tambun yang menantang diri untuk melangkah naik, pelan tapi pasti. menikmati bau belerang, kemiringan jalan, dan letih yang terbayar pemandangan menakjubkan.

Terik matahari yang seharusnya terasa menyengat tertutup angin pegunungan yang dingin. Bau belerang yang menyengat, pemandangan menakjubkan ke arah manapun ke melihat. Langkah kaki yang mulai berat melambat. Letih dengan beban bawaan. Begitulah para pendaki gunung mendapatkan kenikmatan yang kadang susah dipahami, namun akan terjawab jika kamu mencari jawabannya sendiri.


berlanjut ke trilogi 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s