Mencari angle terbaik

Hunting kali ini juga dalam rangka mencari angle terbaik dengan menggunakan lensa 50mm f1.8, mencari jarak terbaik yang mana bisa cukup wide dengan depth of field yg masih cukup bagus bokeh.

Sebenarnya yang paling bagus adalah dengan menggunakan lensa lain atau beli lensa yang sesuai kebutuhan, tapi karena belum ada cukup budget untuk membeli lensa baru, ya mau gak mau harus memaksimalkan kamera yang ada, ya toh?

And here we go, berlokasi di stone garden Padalarang dengan model satu-satunya yang rela saya fotoin, Mukti Cahyadi, temen baru di tempat kerja yang kebetulan punya kesukaan yang sama, yaitu maen Instagram.

Kesimpulannya, dengan menggunakan lensa 50mm f1.8 ini, bokehnya tentu asik karena bukaan yang sampai 1.8, makin dekat objek ke lensa, makin blur/bokeh backgroundnya, depth of fieldnya makin sempit.

Tapi, karena dengan focal length 50mm maka cukup sempit dan tidak cocok untuk foto di indoor dengan ruangan yang tidak begitu luas.

Kalaupun mau tetap bokeh dan dengan area yang lebih luas, sebaiknya cari background yang cukup jauh dari objek utama, makin jauh makin baik, makin terlihat bokeh.

Buatku sekarang, angle terbaik sudah mulai terlihat, tinggal bagaimana post processingnya, ngasih tonal yang khas dan berkarakter.

Itu PR saya saat ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s